Sambung Rasa #1 @ Tegalgendu, Kotagede, YK

 

Sambung Rasa adalah program seni kolektif yang diinisiasi oleh ketjilbergerak. Program ini adalah sebuah  “silahturahmi seni” ketjilbergerak dengan warga kampung atau desa di berbagai kota di seluruh Indonesia.

Untuk yang kali pertama ini, Sambung Rasa akan bekerjasama dengan warga Tegalgendu yang diwakili oleh Tegalgendu Youngsters bersama Unit Seni Rupa UGM. Mural menjadi sebuah medium seni yang dipilih oleh ketjilbergerak, Tegalgendu Youngsters, dan Unit Seni Rupa UGM sebagai jawaban atas karya seni jalanan Yogyakarta yang akhir-akhir ini mendapatkan citra negatif. Stereotype mengenai permasalahan vandalisme dan sampah visual dijawab dengan kerja kolektif warga Tegalgendu dan Unit Seni Rupa UGM melalui penggarapan mural dengan teks hasil diskusi yang intens dengan warga Tegalgendu: “Jaga Lemahmu, Wangunkan Budayamu!”

 Sebuah penggambaran atas salah satu karakter dari seni pertunjukkan khas Tegalgendu, Kotagede: “Ketoprak Ongkek”, menjadi karakter yang diangkat dan divisualkan. “Ketoprak Ongkek”  adalah salah satu jenis pertunjukkan ketoprak bergenre sama dengan apa yang sering disebut “Ketoprak Tobong” yaitu pertunjukkan lakon yang manggung berjalan dari satu tempat ke tempat yang lain.

Yang khas dari genre ketoprak ini adalah ketiadaan  tokoh penguasa atau raja seperti pagelaran ketoprak yang kental dengan nuansa feodalistis “kelas atas” pada umumnya. “Ketoprak Ongkek” mengangkat kisah-kisah mengenai kehidupan “kaum proletar Jawa” yang dinamis.

Karakter “Ketoprak Ongkek” dipilih sebagai representasi dan penegasan atas semangat yang digalang bersama oleh ketjilbergerak, Tegalgendu Youngsters, dan Unit Seni Rupa UGM,  bahwa spirit gotong royong dan kerja kolektif khas masyarakat adalah karakteristik kebudayaan yang perlu dijaga dan dirumat.

***

Di akhir tahun 2015, warga Tegalgendu akhirnya menyelenggarakan pentas Ketoprak Ongkek untuk pertama kalinya setelah vakum bertahun-tahun.
Tabik untuk teman-teman TG Youngsters!
😀